Tips Cara Merawat Perkutut Agar Gacor Bersuara Indah

Tips Cara Merawat Perkutut Agar Gacor dan Bersuara Indah - buat anda penghobi burung perkutut maka tentu saja harus mengetahui beberapa tips mudah dan simple dalam membuat burung perkutut anda bisa mengeluarkan suara yang merdu dan bagus. Nah khusus dalam ulasan ini kita akan bahas mengenai cara bagaimana merawat perkutut dari piyik atau anakan kemudian di latih sampai menghasilkan suara yang merdu.

Langsung saja ya kita ulas dimana mulai dari pakan anda bisa memberikan jenis pakan berupa gabah lampung usahakan jangan di campurkan dengan jenis biji-biji lainnya. Nah jika burung perkutut anda sudah bisa mengeluarkan suara pertama seperti piyik pada umumnya seperti suara mencicit, maka anda sekarang sudah bisa mengganti jenis pakanya dengan campuran bermacam-macam biji-bijian yang diolah dan dimasak dengan campuran madu, kuning telur ayam, jahe, kencur, lada putih dan garam.

Tentu saja tidak cukup dengan pakan anda juga harus mencoba memompa dan membangkitkan gairah si burung dengan cara cara sederhana misalkan saja dengan rutin perkutut diberikan ramuan jamu suapaya burung mau bersuara dan memperindah suaranya. Umumnya memang racikan ini kebanyakan dibuat dari bahan dasar daun sagar dan terasi anda juga bisa membaca lebih dalam mengenai manfaat terasi bagi perkutut.


Ok sekarang kita lanjut neh bagi anda yang masih bingung bagaimana sih cara memberikan ramuan ini tentu sangat simpel dan mudah dimana jamu daun saga yang masih muda banget di olah kemudian diberikan minum airnya manfaatnya memang sangat ampuh untuk memberikan efek suara jernih pada perkutut. Cara pemberiannya cukup memulir-mulir daun saga muda yang masih segar menjadi butiran-butiran kecil sebasar biji kacang hijau sampai keluar airnya kemudian butiran daun tersebut atau dapat juga air perasan yang keluar saat daun saga dipuntir-puntir. 

Pemberian jamu ini dalam sekali makan cukup lima sampai enam butir saja.  Daun saga memiliki kemiripan dengan daun asem namun lebih tipis dan lebih licin itu duduk berseling sebagai anak daun bersirip ganjil. Tiap helaian anak daun berbentuk membulat lebar. 

Daun sagu memiliki kandungan zat aktif glycyrrhiziins, yang biasanya digunakan manusia sebagai obat sariawan. Daun saga juga digunakan sebagaian orang untuk menjernihkan suara serak tenggorokan dan amandel Untuk membuat perkutut bertekur runtut tidak hanya di beri jamu daun sagu saja. Setelah tiga hari diberi lalapan daun saga, hari keempat perkutut diberi makanan berupa terasi. Dalam memberikan makanan, terasi dipilir sebesar kacang hijau kemudian di masukan dimulut perkutut. Cukup tiga butir terasi dalam setiap santap. Lakukan rutin setiap seminggu sekali. 

Itulah sedikit cara mudah dalam merawat burung perkutut agar gacor dan bersuara indah. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel