Mencegah Kekurangan Asam Folat Selama Kehamilan

Mencegah Kekurangan Asam Folat Selama Kehamilan
Mencegah Kekurangan Asam Folat Selama Kehamilan - Asam folat merupakan salah satu zat gizi yang santer dipromosikan di berbagai iklan susu untuk ibu hamil sebagai salah satu zat gizi penting selama masa kehamilan. Asam folat adalah suatu zat gizi yang dibutuhkan dalam jumlah sedikit oleh tubuh atau sering juga disebut mikronutrien.

Kekurangan asam folat selama kehamilan sering kali dikaitkan dengan berbagai penyakit, baik pada ibu hamil ataupun pada janin, seperti misalnya anemia kehamilan, kecacatan janin, dan keterlambatan perkembangan kemampuan motorik anak ketika ia telah lahir. Menyadari pentingnya asam folat untuk kualitas bayi dan kesehatan ibu selama kehamilan, maka konsumsi folat sebaiknya dimulai sejak masa persiapan kehamilan.

Asam folat merupakan zat gizi penting yang berperan dalam pembentukan saraf dan perkembangan otak janin, disamping juga merupakan bahan baku pembentukan sel darah merah ibu. Dietary Guidelines of Americans 2005 atau panduan diet bagi orang Amerika terbitan tahun 2005 merekomendasikan konsumsi asam folat dalam bentuk suplemen atau makanan kemasan yang telah diperkaya dengan asam folat disamping makanan alami yang mengandung folat sejak sebelum kehamilan. Persiapan kehamilan dengan konsumsi asam folat yang cukup diketahui memberikan dampak berkurangnya kecacatan bayi dan kejadian anemia pada ibu akibat kekurangan asam folat selama kehamilan.

Konsumsi makanan yang kaya akan asam folat seperti sayur-sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, hati, buah-buahan seperti stroberi, jeruk, pisang, tomat, dan masih banyak lagi dinilai masih kurang untuk menyediakan jumlah asam folat yang diperlukan tubuh. Hal tersebut dikarenakan sifat asam folat yang sangat mudah hilang akibat pemanasan dalam proses pemasakan, sehingga konsumsi dari makanan saja belum menjamin kecukupan asam folat, baik pada masa persiapan ataupun pada masa kehamilan itu sendiri.

Kebutuhan asam folat harian adalah sebanyak 600 mcg. Dalam jumlah tersebut, kemungkinan kejadian kecacatan pada bayi dapat dicegah. Jumlah ini hanya bisa dipenuhi dengan konsumsi suplemen atau tablet folat atau dapat juga dipenuhi dari konsumsi produk makanan yang telah diperkaya dengan folat, seperti produk susu, sereal, dan masih banyak lagi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel